Facebook Page: 125863886166 Tumblr: cinta-islam Twitter: cinta_islam External Link: isamujahid.wordpress.com
 
Halaman Utama Artikel Cinta Islam Islam Sunnah-Sunnah dalam Pelaksanaan Hari Raya
Sunnah-Sunnah dalam Pelaksanaan Hari Raya
Written by Admin   
Thursday, 18 February 2010 21:46
Share/Save/Bookmark

Ketika kita menemui Hari Raya, akan terasa indahnya karunia Ilahi. Oleh karena itu, patutlah kita bersyukur ke hadirat Allah Ta'ala dan tidak melupakan-Nya walaupun kita ada dalam keadaan gembira. Dan bagaimana cara mensyukuri nikmat-Nya? ya, salah satunya adalah beribadah kepada-Nya.

Dalam artikel ini saya akan menyajikan tata-cara ibadah (secara luas) yang dilaksanakan Rasulullah saw. di masa beliau saw.

 

  • Tidak melupakan Allah Ta'ala, dengan melaksanakan Shalat Ied sebanyak dua rakaat

عن عبد الرحمن بن ابي ليلي ذكره عن عمر بن الخطباب رضي الله عنه قال صلاى الاضحي ركعتان و صلاة الفطر ركعتان

Dari Abdurrahman binabi Laila dari Umar Ibnu Khotab katanya bilangan rakaat shalat iedul adha dua rakaat shalat iedul fitri dua rakaat. (sunan An-Nasa’I Jld II hal 239,hr.no 1540)

  • Dilakukan pagi hari, selambat-lambatnya sebelum tengah hari

  • Hendaknya dilakukan secara berjamaah

  • Pembacaan Alfatihah dan Surat-surat lainnya dibaca nyaring

  • Tidak ada azan dan iqomat,

Dibawah ini adalah hadits yang mendukung hal tersebut:

عن عطاء عن جابر قال صلي بنا رسول الله ص م في عيد قبل الخطبه بغير اذان ولا اقامة

 

Artinya: Dari Atha dari jabir katanya “rasulullah saw melakukan shalat ied bersama kami sebelum melakukan khotbah tanpa didahului adzan dan iqomat. (An-Nasa’I Jld II,no.1536,hal 237)

  • Sebaiknya dilakukan di lapangan

  • Tidak ada shalat sunnat lainnya, karena shalat ied ini merupakan shalat Sunnat juga

عن سعيد بن جبير عن ابن عباس ان النبي ص م خرج يوم العيد فصلي ركعتين لم يصل قبله ول بعدها

Dari sa’id Ibnu Jubair dari Ibnu Abbas r a ketika keluar untuk melakukan shalat ied,maka nabi saw hanya melakukan shalat ied sebanyak dua rakaat tanpa melakukan shalat apapun sebelum maupun sesudahnya. (Sunan An-Nasa’I Jld II hal 253,hr.no 1561)

  • Khutbah I dan dilanjutkan Khutbah II

عن سماك قال سالت جابرا كان رسول الله ص م يخطب قائما قال كان رسول الله ص م يخطب قائما ثم يقعد قعدة ثم يقوم

Dari Simaak katanya, ”aku brtanya pada jabir r a apakah belia rasulullah saw berpidato sambil berdiri?” jawab Jabir ”biasanya jika beliau berpidato, maka beliau berdiri,kemudian beliau duduk sejenak, dan selah itu beliau berdiri lagi untuk khotbah yang kedua. (An-Nasa’I jld II,hal 243 no 1548)

  • Tahmid dan menghaturkan pujian ketika khutbah

 

عن جابر بن عبدالله قال رسول الله ص م يقول في خطبته يحمد الله ويثني عليه بما هواهله ثم يقول فمن يهد الله فلا مضلاله

Dari Jabir Bin Abdillah katanya "ketika pidato biasanya rasululah saw mengawalinya dengan tahmid dan menghaturkan pujian pada Allah sebagaimana mestinya, selanjutnya beliau bersabda barang siapa yang telah diberi petunjuk oleh Allah maka tidak disesatkan oleh Allah. (An-Nasa’I jld II,hal 246 no 1552)

  • Mengambil jalan yang berbeda antara berangkat dan pulang

  • Memperbanyak takbir

  • Khutbah dilaksanakan setelah shalat id

عن عطاء قال سمعت ابن عباس يقول اشهد اني شهدت العيد مع رسول الله ص م فبدا باالصلاة قبل الخطبه ثم خطب

Dari Atha katanya ”Aku pernah mendengar Ibnu Abbas r a berkata “aku bersaksi bahwa aku pernah shalat ied bersama rasulullah saw ketiaka itu beliau melakukan shalat ied lebih dahulu sebelum melakukan khotbah ied. setelah melakukan shalat ied barulah beliau berkhotbah.(An-Nasa’I jld II hal 241.no.1543)

  • Rakaat pertama: setelah takbiratul ihram, hendaknya dilakukan 7 takbir dan rakaat kedua 5 takbir

  • Jika bertepatan dengan shalat Jum'at, maka Shalat Jum'at tetap dilaksanakan

  • Sebelum shalat, disunahkan mandi, dan memakai wangi2an

  • Wanita yang sedang haid, dianjurkan datang, namun tidak ke tempat shalat, dan tidak shalat, dan mengambil jarak yang jauh dari tempat shalat.

Salat hari raya Idul Fitri dikatakan muakkad karena Nabi s a w tidak pernah meninggalkan kedua salat ini (melakukannya secara rutin) dan lebih lagi beliau memerintahkan kaum wanita haid untuk menghadirinya.

عن ايوب عن حفصة قالت كانت ام عطية لاتذكر رسول الله ص م الا قالت بابا فقلت اسمعت رسول الله ص م يذكر كذاوكذا فقالت نعم بابا قال ليخرج العوائق وذوات الخدور والحيض ويشهدن العيد ودعوة المسلمين وليعتزل الحيض المصلي

Dari Ayyub bin Hafshah katanya biasanya Ummu Athiyah jika mengingat rasullah saw maka ia menyebutkan “demi Ayahku kataku”tidak kah pernah engkau mendengar rasulallah saw bersabda “hendaknya bagi remaja putri,para gadis dankaum waita yang sedan haid diperintahkan untuk menghadiri majlis shalat ied dan mendatangi undangan kaum muslim,hanya saja bagi wanita yangsedan haid hendaklah tidak ikut shalat”jawab Ummu ‘Athiayah”demi ayah ku memang aku pernah mendengar beliau bersabda seperti ini.(sunan An-Nasa’I Jld II hal 234,hr.no 1532,1531)

  • Yang tidak sanggup shalat id, boleh shalat dua rakaat di rumahnya

Sunnah yang Berkaitan dengan Idul Fitri

  • Sebelum shalat, hendaknya makan

  • Kalau pada malam hari 29 ramahdan belum terlihat bulan, maka kaum Muslimin terus berpuasa besok (30 ramadhan). jika pada waktu Dzuhur (30 Ramadhan) diumumkan bahwa bulan sudah terbit pada malam hari, maka saait itu juga kaum Muslimin berbuka puasa dan keesokan harinya melaksanakan shalat Ied

 

Sunnah yang Berkaitan dengan Idul Adha

  • Lebih dipercepat ketimbang Idul Fitri

  • Orang yang mendapatkan taufiq dan karunia dari Allah Ta'ala hendaknya menyembelih kurban.

  • Lembu untuk 7 orang, dan Unta untuk 10 orang

  • Orang yang menyembelih kurban, mulai tanggal 1 Dzulhijjah tidak boleh memotong kuku atau rambut, sebelum korban disembelih pada hari ke-10 atai 11

  • Daging kurban boleh dimakan yang berkurban, asal tidak semuanya.

  • Sembelihan tidak boleh disembelih sebelum shalat Ied karena akan bernilai hanya daging biasa saja.

  • Dianjurkan disembelih sendiri oleh yang berkurban, kecuali ada halangan

  • Hewan kurban tidak boleh cacat

  • Ketika menyembelih ucapkan: bismillahi Allahu akbar

  • Boleh memotong kurban untuk orang yang sudah wafat

----------------------------

sumber: Tuntunan Ibadah Shalat, Muhammad Sadiq HA Barakatullah, Jemaat Ahmadiyah Indonesia: 1999

Comments (0)
Write comment
Your Contact Details:
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
:D:angry::angry-red::evil::idea::love::x:no-comments::ooo::pirate::?::(
:sleep::););)):0
Security
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
Last Updated on Monday, 22 February 2010 08:25
 
 

Unduhan Cinta-Islam

Populer di Cinta-Islam

powered by camp26

Donasi kepada Cinta-Islam

Catatan untuk Pengunjung

  1. Situs Cinta-Islam ini adalah situs web yang Independen dan tidak mengatasnamakan organisasi manapun.
  2. Tim Cinta-Islam bertanggung jawab penuh atas isi halaman web ini.
  3. Silakan Mengutip isi website ini, dengan menyertakan URL atau alamat sumber artikel yang dikutip. Minimal menyertakan kata "Cinta-Islam.web.id"
  4. Mengenai ketentuan pengutipan ayat Alquran didalam Cinta-Islam --sesuai dengan sabda Yang Mulia, Rasulullah saw-- maka basmalah dihitung sebagai ayat pertama. Selengkapnya, silakan disimak penjelasannya pada artikel Rahasia Basmalah
  5. Terakhir, Kami sangat berterimakasih atas kunjungan dan komentar dari saudara-saudara sekalian.

Jazakumullah ahsanal Jaza, dan terima kasih atas kunjungannya.

Statistik Pengunjung Cinta-Islam

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini3464
mod_vvisit_counterKemarin5303
mod_vvisit_counterMinggu ini37872
mod_vvisit_counterMinggu Lalu67155
mod_vvisit_counterBulan ini193893
mod_vvisit_counterBulan Lalu107433
mod_vvisit_counterSemuanya1330847

We have: 19 guests, 33 bots online
IP Anda: 38.107.191.112
 , 
Hari ini: Jul 30, 2010

Pengunjung Cinta-Islam

Ranking Alexa utk Cinta-Islam

Back Link

Blognya Abunaweed

banner Coretan Dinding M'Bud

Cinta-Islam - Blogged