|
Jamaat Ahmadiyah menegaskan bahwa sejauh ini 94 Ahmadi telah syahid dalam serangan teroris yang terjadi di Lahore pada Jum'at 28/5/2010 lalu. Beberapa media, terutama di Pakistan salah mengklaim bahwa korban kurang dari sembilan puluh empat orang. Selain itu, jumlah orang yang cedera serius lebih dari 125 jiwa.
Secara detail, 27 orang meninggal di Masjid Baitul Nur di Model Town, dan sisanya di masjid Zikr Darul, Gharhi Shahu.
Almarhum termasuk Hakim Sheikh Ahmad Munir, Amir (Presiden) dari Jamaah Muslim Ahmadiyah di Lahore, Mayor Jenderal Nasir Ahmad, Presiden Muslim Jamaat Ahmadiyah Model Town; Mr Mahmud Shad, seorang muballigh/murabbi dari Jamaah Muslim Ahmadiyah dan beberapa lainnya adalah pengurus senior.
Mayoritas orang-orang yang syahid telah dibawa ke Rabwah di mana lebih dari 90 kuburan telah digali di pemakaman masyarakat. Para Syuhada sedang dikuburkan dalam beberapa kelompok dan sejauh ini, lebih dari lima puluh penguburan telah dilakukan. Rencana untuk penguburan skala besar bagi semua korban pada satu waktu dibatalkan menyangkut masalah keamanan.
Sebagai tanda hormat, para pedagang pasar dan toko-toko lain di Rabwah tetap ditutupsetelah serangan. Sekretaris Pers dari Jamaah Muslim Ahmadiyah, Abid Khan mengatakan:
"Tidak hanya anggota keluarga almarhum yang berduka namun pada kenyataannya setiap Ahmadi di seluruh dunia adalah merasa sangat sedih saat ini. Meskipun hal ini telah terjadi, tapi Ahmadi tidak diperkenankan melakukan demonstrasi ke jalan; tidak ada yang ditunjukkan oleh para Ahmadi kecuali kesabaran.
We, under the guidance of our spiritual leader, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad, have instead turned towards God and prayed for the victims, for their bereaved relatives and for the long term peace and prosperity of Pakistan. Kami berada di bawah bimbingan pemimpin rohani kita, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad, hanya berpaling kepada Allah Ta'ala dan berdoa untuk para korban, untuk keluarga yang ditinggalkan dan untuk perdamaian dalam jangka panjang dan kesejahteraan Negara Pakistan. Kami akan melanjutkan dengan contoh ini, tidak peduli apa yang dilemparkan pada kami. Dalam rasa kepastian yang penuh bahwa Allah Ta'ala bersama kita dan tetap bersama kami. "
Rasulullah saw bersabda, bahwa perumpamaan seorang Muslim yang satu dengan yang lainnya adalah ibarat satu tubuh. Jika yang satu sakit, maka yang lain ikut merasakannya. Sudah selayaknya kita mendoakan bagi mereka yang syahid dan keluarga yang ditinggalkan, semoga mereka diberikan kesabaran dan diberikan rasa bangga, karena para anggota keluarganya telah syahid ketika melakukan ibadah kepada-Nya.
Tim Cinta-Islam ikut berbelasungkawa atas kejadian ini dan selalu mendoakan untuk mereka. Semoga Allah Ta'ala menyadarkan para pelaku penembakan tersebut agar kembali ke jalan-Nya. Amin. []
|